Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menteri Jumhur Tegaskan Komitmen Kebijakan Lingkungan Hidup Pemerintah, Sebut Prabowo Presiden Paling Hijau

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |11:31 WIB
Menteri Jumhur Tegaskan Komitmen Kebijakan Lingkungan Hidup Pemerintah, Sebut Prabowo Presiden Paling Hijau
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bertemu dengan Chairman of the Board US-Indonesia Society dan delegasi investor Amerika Serikat, Jakarta, 4 Agustus 2026.
A
A
A

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menegaskan komitmen Indonesia untuk kebijakan hijau, termasuk program bahan bakar nabati yang ramah lingkungan, B50 yang diluncurkan bulan lalu. Hal ini disampaikan Menteri Jumhur saat menerima delegasi 6 lembaga investor internasional yang dipimpin Chairman of the Board US-Indonesia Society dan Mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Robert O. Blake Jr pada Selasa (4/8/2026).

Jumhur, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), mengatakan bahwa Prabowo Subianto adalah "Presiden Paling Hijau" karena seluruh kebijakan dan inisiatif pembangunannya dirancang secara beriringan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta memaksimalkan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

"Pemerintahan Prabowo akan membangun panel surya 100 Gigawatt, gerakan dekarbonisasi industri, mengharuskan industri migas dengan Carbon Capture and Storage (CCS), dan menghilangkan emisi gas metan dari tumpukan sampah terbuka yang membusuk melalui Pembangkit Sampah untuk Energi Listrik (PSEL) dan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan lingkungan," kata Menteri Jumhur dalam pertemuan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta.

Lembaga investor global yang hadir dalam pertemuan tersebut meliputi Seventh AP Fund, Green Century Capital Management, KLP Asset Management, UBS, Saturna Capital, dan Ziranjiti.

Dalam kesempatan itu, Robert O. Blake Jr. menyampaikan bahwa Indonesia dipandang sebagai salah satu negara dengan potensi investasi berkelanjutan terbesar di dunia berkat kekayaan modal alam (natural capital), keanekaragaman hayati, sumber daya karbon, dan prospek ekonomi hijau yang melimpah.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement