Gempa M6,2 Guncang Maluku Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 03 Juli 2026 10:34 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Gempa berkekuatan M6,2 mengguncang Pulau Doi, Maluku Utara (Malut), Jumat, 3 Juli 2026 pukul 09.31 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa bumi menengah ini tidak berpotensi tsunami.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault),” ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:

  1. III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Halmahera Utara.
  2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Ternate, Tidore, Sanana, dan Morotai.
  3. II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Manado, Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Bone Bolango.

Wijayanto memastikan hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). 

“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi,” imbaunya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya