Menurutnya, proses yang terbuka diperlukan agar peristiwa tersebut dapat dipahami secara utuh sekaligus menjaga kepercayaan publik serta mencegah berkembangnya spekulasi yang berpotensi memperkeruh situasi di lapangan.
"Transparansi dalam proses ini juga diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik serta mencegah berkembangnya spekulasi yang berpotensi memperkeruh situasi di lapangan," katanya.
Dave menilai peristiwa itu menjadi pengingat bahwa pendekatan keamanan di Papua perlu diimbangi dengan pendekatan dialog, sosial, dan kemanusiaan. Menurutnya, seluruh pihak harus mengutamakan keselamatan warga sipil demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Karena itu, seluruh pihak perlu menahan diri, mengutamakan keselamatan masyarakat sipil, dan bersama-sama menciptakan kondisi yang lebih kondusif demi terwujudnya keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan," pungkasnya.
(Awaludin)