Pramono Usulkan Tambahan 1.000 Kuota Sekolah Rakyat untuk Anak Jalanan dan Putus Sekolah

Yuwantoro Winduajie, Jurnalis
Sabtu 04 Juli 2026 20:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengusulkan penambahan 1.000 kuota Sekolah Rakyat untuk menampung anak-anak dari keluarga miskin, putus sekolah, hingga anak yang hidup di jalanan di Jakarta.

Usulan tersebut disampaikan Pramono setelah meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan. Menurutnya, program gagasan Presiden Prabowo Subianto itu mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak dari kelompok masyarakat paling rentan.

"Sekarang ini sudah tertampung kurang lebih 100 siswa di Jakarta Selatan. Dari jumlah itu, 90 mendapatkan beasiswa dari Pemerintah DKI Jakarta. Tetapi fasilitas dan semangatnya luar biasa," kata Pramono saat menghadiri peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme Dalil Baru untuk Gen Z di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mengajukan penambahan kuota sebanyak 1.000 siswa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyatakan kesiapan menyediakan fasilitas asrama (boarding school), sementara proses pembelajaran tetap menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

"Karena itu, saya langsung memutuskan meminta tambahan 1.000 siswa untuk Jakarta. Kami akan menyiapkan boarding school-nya, sedangkan pendidikan dan pembelajarannya ditangani pemerintah pusat," ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya