Kondisi tersebut meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular. Selain itu, ribuan korban juga dilaporkan masih mengalami luka yang belum mendapatkan penanganan medis optimal karena fasilitas kesehatan kewalahan.
"Masalah yang kami perkirakan akan segera muncul adalah infeksi yang mungkin dialami pasien yang telah lama terpapar kondisi bencana," kata Kepala Unit Trauma Rumah Sakit Jose Gregorio Hernandez di Caracas, Eugenio Cova, dilansir dari Aljazeera, Selasa (7/7/2026).
Menurut Cova, fase penanganan trauma akibat gempa kini mulai diikuti ancaman infeksi yang berpotensi memperburuk kondisi para korban.
Laporan mengenai gangguan kesehatan juga mulai bermunculan dari sejumlah lokasi pengungsian. Warga mengeluhkan meningkatnya kasus diare dan penyakit lainnya akibat buruknya sanitasi.
Koresponden Al Jazeera, Teresa Bo, melaporkan para pengungsi mendesak pemerintah menyediakan toilet portabel serta menata ulang lokasi penampungan guna mengurangi kepadatan dan mencegah penyebaran penyakit.