Fendi menjelaskan ambulans itu dibeli menggunakan dana pribadi karena kebutuhan masyarakat dinilai tidak bisa menunggu realisasi program melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.
"Kalau menunggu pokir belum tentu bisa segera terwujud. Nilai pokir juga terbatas dan penggunaannya sudah diatur. Yang terpenting bagi saya, masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya," ujarnya.
Penyerahan ambulans tersebut disambut antusias oleh warga. Menurut Fendi, masyarakat sangat terharu karena baru pertama kali menerima bantuan ambulans dari seorang anggota DPRD.
"Masyarakat sangat terharu karena belum ada sejarah di sini anggota DPRD yang kasih mobil ke masyarakat," ungkap Fendi.
(Awaludin)