JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya, untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.
Instruksi tersebut disampaikan saat meninjau langsung kesiapan Polda Riau dalam penanganan karhutla sekaligus menyerahkan bantuan peralatan pemadaman di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).
"Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat seluruh stakeholder, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, perusahaan-perusahaan swasta, hingga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi karhutla," kata Sigit.
Berdasarkan laporan BPBD, hingga saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan pendalaman, terdapat sekitar 329 titik api yang memerlukan penanganan. Sementara itu, luasan area yang terdampak diperkirakan mencapai 15.000 hektare.
"Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan wilayah lain. Ada dua periode potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah pada Juli, Agustus, hingga kemungkinan September," ujarnya.