Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 12 Juli 2026 02:05 WIB
Pentagon merilis lebih banyak dokumen UFO. (Foto: AP)
Share :

WASHINGTON - Pentagon pada Jumat (10/7/2026) menerbitkan kumpulan materi baru terkait UFO, yang sekarang umumnya disebut sebagai fenomena anomali tak dikenal (unidentified anomalous phenomena/UAP).

Di antara dokumen yang dirilis terdapat laporan dari seorang pilot militer yang menggambarkan pertemuannya dengan sebuah objek yang "tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat" selama hampir tiga dekade masa dinasnya.

Dilansir Anadolu, rilis terbaru ini berisi 40 berkas, termasuk 14 dokumen, 19 video, empat rekaman audio, dan tiga gambar.

Materi-materi ini dikumpulkan dari beberapa lembaga pemerintah AS, termasuk Pentagon, NASA, CIA, FBI, dan Departemen Energi.

Berkas-berkas tersebut tersedia di situs web resmi UAP Pentagon sebagai bagian dari perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump awal tahun ini yang mewajibkan rilis publik atas catatan-catatan tersebut.

Seperti pengungkapan sebelumnya, rilis baru ini menggabungkan sebagian besar catatan sejarah yang tidak disensor dengan laporan dan video yang lebih baru yang mendokumentasikan insiden udara yang tidak dapat dijelaskan.

Salah satu dokumen paling signifikan, yang diberikan oleh Departemen Energi, menggambarkan sebuah objek tak dikenal yang memasuki wilayah udara terlarang di atas fasilitas senjata nuklir Pantex dekat Amarillo, Texas, pada September 2015.

Menurut laporan tersebut, dua petugas keamanan mengejar objek tersebut sementara fasilitas tersebut berada dalam keadaan terkunci.

Para petugas tidak dapat menangkap objek tersebut tetapi berhenti untuk mengamatinya lebih dekat. Mereka melaporkan bahwa objek tersebut benar-benar senyap dan bahwa, bahkan ketika dilihat melalui teropong, mereka tidak dapat mendeteksi sistem propulsi yang terlihat. Setelah melayang dalam pandangan selama sekitar satu hingga dua menit, objek tersebut melanjutkan perjalanan ke utara dan meninggalkan area tersebut.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya