JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan telah dibongkar setelah rusak ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa, 14 Juli. Kerugian akibat insiden tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Terkait kerugian yang ditimbulkan akibat insiden truk pengangkut alat berat yang mengakibatkan JPO Tendean rusak parah, Dinas Bina Marga memperkirakan kerugian material mencapai miliaran rupiah," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Selain kerusakan aset milik pemerintah, insiden ini juga menimbulkan kerugian sosial. Sebab, proses pembongkaran JPO tersebut menimbulkan dampak kemacetan yang luar biasa.
Sementara itu, terkait pertanggungjawaban kerugian, Dinas Bina Marga masih melakukan pembahasan dengan perusahaan operator truk tersebut. Menurut Siti, saat ini kedua belah pihak sedang melakukan koordinasi untuk mencari jalan terbaik.
"Dinas Bina Marga akan berkoordinasi dan berdiskusi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi terbaik, dengan tetap menunggu proses dari instansi terkait sesuai kewenangannya," ujar Siti.
Mengenai pembangunan kembali JPO Tendean, Dinas Bina Marga terlebih dahulu akan menyusun perencanaan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karenanya, dia belum bisa memastikan kapan pembangunan kembali JPO tersebut.
"Saat ini belum dapat dipastikan waktu pelaksanaan pembangunan kembali JPO tersebut," ucapnya.
Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengimbau, khususnya pengemudi kendaraan berdimensi besar maupun kendaraan pengangkut alat berat, agar senantiasa mematuhi ketentuan batas dimensi dan tinggi kendaraan. Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
(Rahman Asmardika)