SINJAI - Tangis keluarga pecah menyambut kedatangan jenazah Setiawan, warga asal Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa, 28 Juli 2026. Setiawan tewas usai menjadi korban pengeroyokan massa akibat dituduh mencuri sepeda motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, menggunakan mobil ambulans untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga.
Keluarga korban tak menyangka, niat merantau Setiawan ke kawasan industri Morowali justru berakhir tragis akibat aksi main hakim sendiri oleh warga.
Berdasarkan rekaman video amatir yang viral di media sosial, peristiwa pengeroyokan terjadi di area depan sebuah toko swalayan di Morowali. Korban awalnya berusaha menyelamatkan diri dari amukan warga dengan bersembunyi di dalam bangunan swalayan.
Namun, emosi massa yang tak terbendung membuat warga nekat masuk ke dalam toko, menarik korban keluar secara paksa, dan menganiayanya secara bersama-sama di area parkir.
Meskipun sempat dievakuasi oleh petugas ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, nyawa Setiawan tidak dapat ditolong akibat luka benturan keras yang terlampau parah di sekujur tubuhnya.
Setibanya di rumah duka di Kecamatan Sinjai Tengah, jenazah korban langsung disemayamkan sejenak sebelum diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) Islam yang berlokasi tak jauh dari kediaman keluarga.
Pihak keluarga berharap aparat kepolisian bertindak tegas menindak oknum warga yang memprovokasi dan terlibat langsung dalam aksi main hakim sendiri tersebut hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Kasus pengeroyokan maut ini kini dalam penanganan dan penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Morowali guna mengidentifikasi para pelaku penganiayaan.
(Fahmi Firdaus )