SANAA - Sebuah kapal kargo berbendera India tenggelam di Laut Merah, di lepas pantai Yaman, setelah diserang dan diduga dilakukan oleh kelompok Houthi. Seluruh 14 awak kapal—yang terdiri dari 13 warga negara India dan satu warga negara Yaman—berhasil diselamatkan oleh pasukan Yaman.
Kapal MSV Faize Noore Oliya dilaporkan tenggelam pada Selasa (4/8/2026) setelah terkena hantaman proyektil di sebelah selatan kota pelabuhan Hodeidah, wilayah yang berada di bawah kendali pemberontak Houthi.
Kelompok milisi yang didukung Iran tersebut menyatakan bulan lalu bahwa mereka akan mencegah semua kapal yang terkait dengan Arab Saudi untuk memasuki atau meninggalkan Laut Merah, namun mereka belum memberikan komentar terkait insiden tenggelamnya kapal ini. Menurut laporan, kapal tanker berbendera India tersebut sedang mengangkut minyak dari Arab Saudi.
Kementerian Transportasi Yaman menuduh kelompok Houthi melakukan serangan tersebut menggunakan kapal yang bermuatan bahan peledak. Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa sebuah pesawat nirawak (drone) angkatan laut menghantam kapal layar bermesin tersebut, demikian dilansir RT.
Situs web pelacakan kapal Marine Traffic menunjukkan Oman sebagai tujuan kapal tersebut sebelum serangan terjadi.
Sejauh ini, 10 pelaut asal India telah tewas dalam serangan terhadap kapal-kapal komersial di dalam dan sekitar Selat Hormuz sejak serangan AS-Israel terhadap Iran memicu gejolak konflik regional. Setidaknya lima orang lainnya tewas di wilayah Laut Baltik akibat serangan serupa di tengah konflik Rusia-Ukraina.
Sekitar 312.000 warga India bekerja di kapal-kapal di seluruh dunia, sehingga menempatkan mereka pada risiko serangan terhadap kapal komersial yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lain.
Otoritas India telah mengeluarkan dua imbauan bagi pelaut India yang berada di Timur Tengah dan Laut Baltik, yang meminta mereka untuk berhati-hati sebelum memasuki wilayah konflik serta menghubungi pihak berwenang India jika menghadapi masalah.
Menyusul tenggelamnya kapal MSV Faize Noore Oliya, Kementerian Luar Negeri India mengecam serangan yang terus berlanjut terhadap kapal komersial dan menyebutnya sebagai hal yang "sangat mengkhawatirkan."
"Penargetan kapal komersial di kawasan ini harus dihentikan, dan kebebasan serta kelancaran navigasi dan perdagangan melalui jalur perairan internasional di kawasan tersebut—sesuai dengan hukum internasional—harus segera dipulihkan," demikian pernyataan kementerian tersebut pada Selasa.
Para awak kapal diselamatkan oleh Penjaga Pantai dan unit angkatan laut Yaman serta dibawa ke pelabuhan Mokha, demikian disampaikan Menteri Perhubungan Laut India, Sarbananda Sonowal, melalui unggahan di platform X.
"Kedutaan Besar kami di Riyadh terus memantau situasi secara saksama dan secara proaktif berkoordinasi dengan pihak berwenang Yaman demi keselamatan dan keamanan para awak kapal," ujar Kementerian Luar Negeri India.
(Rahman Asmardika)