Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Instruksikan 1.000 ASN Kerja dari Rumah

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Sabtu 08 Agustus 2026 13:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Imbas kebakaran tersebut, sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut diinstruksikan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, gedung tersebut digunakan oleh sejumlah perangkat daerah, mulai dari Bapenda hingga Bank Jakarta.

"Gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN," kata Pramono, Sabtu (8/8/2026).

"Untuk menjamin kelangsungan pelayanan publik, menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme WFH secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya," ujar Pramono.

 

Pramono menegaskan, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama meski aktivitas perkantoran di Gedung Bapenda DKI terdampak kebakaran.

Diketahui, Gedung Bapenda DKI Jakarta terdiri dari 16 lantai. Api membakar lantai 11 hingga 16.

"Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara.

Bayu menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Sepuluh menit berselang, petugas pemadam mulai melakukan operasi pemadaman.

"Jadi sampai sekarang jam pukul 01.53 ya, alhamdulillah udah mulai pendinginan," ujarnya.

"Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan," sambungnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya