JAKARTA - Viral kelakuan segelintir anak muda yang melakukan challenge hafalan surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan minuman keras (miras) gratis dari salah satu brand. Dalam video viral di media sosial, kegiatan itu disebut berlangsung di salah satu booth saat konser The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara. Kini, kejadian tersebut sedang diusut kepolisian.
Polsek Pademangan turun tangan untuk mencari tahu siapa saja yang terlibat dalam aksi yang mengaitkan hafalan ayat Alquran tersebut dengan promosi minuman beralkohol tersebut.
Polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap bagaimana tantangan tersebut digelar serta pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan itu.
"Benar (akan memeriksa saksi). Masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Media sosial dihebohkan dengan aksi tantangan atau challenge yang dibuat salah satu brand miras. Dalam video yang viral di medsos, brand tersebut diduga membuat tantangan dengan hadiah minuman beralkohol, dengan syarat peserta harus menghafalkan Surat Ad-Dhuha.
Dalam potongan video yang diunggah akun Instagram Ustaz Dr. Hilmi Firdausi @hilmi.firdausi, tampak seorang perempuan mengikuti tantangan tersebut di booth brand miras. Perempuan itu kemudian membacakan Surat Ad-Dhuha dari awal hingga akhir tanpa terlihat terputus.
Setelah perempuan tersebut berhasil menyelesaikan hafalannya, sejumlah sales dan sejumlah laki-laki yang berada di booth langsung bersorak dan meramaikan suasana.
Salah satu pembawa acara yang ada di booth itu kemudian menanyakan identitas wanita tersebut. Dia juga menanyakan jenis minuman apa yang diinginkannya.
Sementara itu, The Sounds Project selaku penyelenggara turut marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. "Kami tidak pernah dan tidak akan pernah membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun," tulisnya melalui akun Instagramnya.
Kejadian itu berada di luar kendali dan persetujuan. Pihaknya juga sudah menegur pihak sponsor dan meminta untuk menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas. Di sisi lain, juga melakukan evaluasi internal.
(Arief Setyadi )