Kemudian, Presiden ketiga RI BJ Habibie disebut sebagai Bapak Teknologi. Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Bapak Pluralisme.
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri disebut sebagai Srikandi Konstitusi. Sementara itu, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut sebagai Bapak Perdamaian dan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Bapak Infrastruktur.
Sultan menegaskan, setiap pemimpin telah menorehkan peran dalam perjalanan sejarah Indonesia. Menurutnya, terdapat satu benang merah yang selalu hadir, yakni daerah yang semakin kuat dan Indonesia yang semakin berdaulat.
“Sejarah itu kini sampai pada satu babak baru, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
(Awaludin)