Gempa yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) menyebabkan lebih dari 5.000 orang mengungsi dan menelan 47 korban jiwa. Bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data BNPB per Minggu (16/8) pukul 00.00 WIB, jumlah pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sikka dengan 3.356 orang. Mereka terdiri dari 1.356 orang yang mengungsi di GOR Samador dan 2.000 orang lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik.
Di Kabupaten Manggarai, jumlah pengungsi mencapai 2.078 orang. Sementara 500 warga lainnya mengungsi di Nagekeo. Pengungsi juga tercatat berada di Bima dan Kepulauan Selayar.
“Pemenuhan hak-hak dasar dan logistik di pengungsian kini menjadi salah satu prioritas penanganan darurat,” ujar Berton.
(Awaludin)