Pidato Prabowo di Sidang Tahunan Singgung Kewarganegaraan Ganda, Ini Alasannya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Minggu 16 Agustus 2026 18:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato pada Sidang Tahunan di Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2026.
Share :

Menurut Sugiat, sejumlah negara telah menerapkan kebijakan untuk mempertahankan hubungan dengan diaspora mereka. India, misalnya, memiliki skema Overseas Citizen of India (OCI) yang memberikan sejumlah hak kepada diaspora tanpa memberikan hak politik penuh.

"Persaingan global saat ini bukan lagi sekadar perebutan sumber daya alam, melainkan war for talent (perebutan talenta unggul)," tuturnya.

Sugiat menilai Indonesia perlu beradaptasi dengan persaingan tersebut. Menurut dia, talenta kelas dunia yang kembali berkontribusi di Indonesia dapat membawa keahlian, investasi, teknologi, hingga membangun pusat riset dan lapangan pekerjaan.

Dia mencontohkan akademisi diaspora yang bekerja di universitas kelas dunia dapat dilibatkan untuk mengajar dan memimpin riset di perguruan tinggi Indonesia. Begitu pula pengusaha diaspora yang memiliki modal besar dapat didorong untuk berinvestasi dan mengembangkan industri strategis di dalam negeri.

Namun, Sugiat menegaskan pemberian kewarganegaraan ganda terbatas tidak otomatis memberikan akses kepada penerimanya untuk menduduki jabatan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan politik dan keamanan negara.

Dia menyebut penerima status tersebut tetap harus melalui pemeriksaan latar belakang dan uji integritas. Akses terhadap jabatan sensitif, seperti di TNI, Polri, maupun posisi tertentu dalam pemerintahan, juga dapat dibatasi sesuai regulasi.

Selain untuk menarik talenta unggul, revisi aturan kewarganegaraan juga dinilai dapat memberikan kepastian hukum bagi anak hasil perkawinan campuran. Selama ini, terdapat persoalan ketika anak berkewarganegaraan ganda harus menentukan pilihan kewarganegaraan setelah mencapai batas usia tertentu.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya