Dong Jun juga menegaskan Indonesia dan China akan berperan dalam menjaga stabilitas kawasan. Kedua negara, kata dia, akan mengumpulkan kekuatan positif untuk mencegah tindakan yang dapat mengganggu tatanan internasional dan stabilitas regional.
"Mengumpulkan kekuatan positif untuk menjaga stabilitas kawasan, mencegah dan mengendalikan tindakan-tindakan yang merusak tatanan internasional pasca Perang Dunia Kedua dan mengaduk-aduk situasi di kawasan dan berupaya mendorong perdamaian, keamanan, dan kemakmuran kawasan melalui kerja sama yang konstruktif," jelasnya.
Lebih lanjut, Dong Jun mengatakan hubungan pertahanan Indonesia dan China akan semakin erat di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita akan bergandengan tangan, mempercepat pembangunan modernisasi pertahanan nasional, membangun benteng keamanan yang kokoh untuk pembangunan masing-masing. Memberikan lebih banyak kestabilan dan kepastian kepada dunia yang penuh perubahan dan gejolak," tegas Dong Jun.
(Awaludin)