"Nungguin orang nggak pasti buat apa? Padahal kan kontrakan saya mahal. Kaya saya hidup ngontrak sama anak, istri. Kalau semalam dapat Rp50 ribu mah tempat bayar kontrakan nggak ada, makan aja kurang kan gitu," tuturnya.
Baginya, bekerja dengan keringat sendiri membuat tubuh tetap sehat sekaligus memberikan penghasilan yang cukup. Sebab, ia tak ingin menggantungkan kehidupannya lewat pemberian dari orang.
"Nah kalau kita berharap dengan seseorang sama aja kita istilah kasarnya mau ngomong kayak seorang pengemis gitu ya kan. Lebih baik saya begini capek keluar keringat badan saya sehat, pendapatan bisa lumayan," tuturnya.
(Arief Setyadi )