Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Mencapai 472 Orang, Ribuan Masih Hilang

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2026 20:19 WIB
Lumpur yang menutupi bangunan dan properti setelah banjir dahsyat di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal.
Share :

Skala dampak bencana ini belum dapat dipastikan sepenuhnya karena pihak berwenang masih terus mencocokkan laporan mengenai korban jiwa dan orang hilang dari berbagai wilayah.

Sementara itu, China berupaya keras meminimalkan risiko dari danau yang terbentuk akibat reruntuhan gletser di dekat perbatasan Nepal. Pihaknya tengah berpacu dengan waktu untuk mengurangi risiko banjir susulan di titik perbatasan yang menghubungkan wilayah Tibet dengan Nepal—lokasi yang sebelumnya telah dilanda bencana.

Pada Kamis, Nepal dan China sama-sama memperingatkan adanya risiko banjir baru di wilayah Himalaya, menyusul ancaman jebolnya bendungan alami dari material reruntuhan yang membentuk dua danau penghalang di kedua sisi perbatasan.

Menurut laporan penyiar negara CCTV pada Jumat, otoritas China telah mengerahkan tim teknis beranggotakan delapan orang untuk melakukan survei udara dan pemodelan 3D terhadap danau penghalang tersebut.

Salah satu insinyur, Chen Hanxiao, mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi mencakup sulitnya akses menuju lokasi tersebut.

"Setelah runtuhnya gletser membentuk danau, banyak tebing curam yang terisolasi muncul di sepanjang tepiannya," ujar Chen kepada CCTV pada Kamis malam.

Chen menjelaskan bahwa pendekatan umum untuk mengurangi ancaman dari danau tersebut adalah dengan menggali saluran drainase di titik yang lebih rendah pada bendungan alami itu. Namun, penentuan lebar dan kedalaman saluran tersebut memerlukan perhitungan yang didasarkan pada kecepatan aliran air serta seberapa cepat danau akan terisi kembali.

Data survei menunjukkan bahwa danau tersebut memiliki panjang sekitar 150 meter dan kedalaman 40–50 meter, dengan volume air yang tertampung mencapai 1,5–2 juta meter kubik.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya