Selain di lokasi pengungsian, Kapolda NTT bersama jajaran terus bergerak menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses. Sejak hari-hari awal pascagempa, personel Polri di bawah koordinasi Kapolda NTT menembus sejumlah wilayah yang terisolasi akibat longsor, jalan terputus, dan medan berat.
Personel membawa makanan, minuman, sembako, serta obat-obatan sekaligus memberikan pertolongan kepada warga yang terluka.
Dalam upaya memastikan bantuan sampai kepada masyarakat, Kapolda NTT mengerahkan personel untuk menjangkau 12 lokasi terisolasi, yakni Satar Kampas, Reo, Dimpong, Pulau Palue, Tendakinde, Nioniba, Pulau Longgos, Urang, Galo Mangu, Wajomara, Tango Bali, dan Landor.
Untuk mencapai lokasi tersebut, personel harus menempuh perjalanan berjam-jam melalui medan sulit. Sebagian menggunakan kapal dan berjalan kaki, sementara bantuan lainnya dikirim melalui udara menggunakan helikopter Polri.
Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tidak hanya terhenti di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga sampai kepada masyarakat yang berada di lokasi terisolasi.