Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Musim kemarau yang memicu suhu panas dan terik matahari berkepanjangan menyebabkan lahan kering di Blok/Petak Pangonan Cilik BBTN Bromo terbakar.
Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 13 hektare dan menyebabkan 170 pendaki terjebak di kawasan Ranukumbolo pada Kamis (27/8).
"Titik api tersebut berada di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Desa Ranupane, dan Desa Argosari di Kecamatan Senduro. Kondisi terkini yang dilaporkan pada Jumat (28/8) masih terdapat titik api di atas Pos 4 dan akan segera ditangani, serta 170 pendaki yang berada di Ranukumbolo telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan telah berada di Kantor Resort Ranupane," katanya.
Dia menambahkan, kondisi cuaca yang cenderung kering di sejumlah wilayah dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan, tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu api secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat titik api.
(Awaludin)