JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat empat titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Kebakaran tersebut turut menyebabkan kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.
"Penanganan karhutla di Provinsi Riau. Termonitor bahwa ada empat titik api dan menyebabkan juga kualitas udara umumnya sedang dan tidak sehat. Adapun jarak pandang relatif normal di atas 9 kilometer," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (1/9/2026).
Meski masih dilanda karhutla, Berton menyebut kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tatap muka. Hal tersebut menunjukkan aktivitas masyarakat masih berjalan normal.
"Kami bisa menyampaikan juga bahwa hari Minggu yang lalu car free day dilaksanakan di sana. Ini menandakan bahwa cuaca, eh, kualitas udara di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru, sudah membaik dan kita berharap dan berdoa senantiasa kualitas ini tetap terjaga dengan baik," tuturnya.
"Luas yang telah dipadamkan per tanggal 31 Agustus kemarin sebesar 126,65 hektare lebih. Ini melalui satgas darat," tuturnya.