JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kawasan Asia Tenggara tidak selalu berada dalam kondisi damai. Menurutnya, kawasan tersebut juga menghadapi konflik, ketegangan, dan perbedaan yang mendalam.
Meski demikian, negara-negara di Asia Tenggara memilih mengedepankan konsultasi daripada konfrontasi dalam menghadapi berbagai persoalan. "Asia Tenggara tidak selalu damai. Kawasan kami mengalami konflik, ketegangan, dan perbedaan yang mendalam," kata Prabowo saat berpidato sebagai Tamu Kehormatan Utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
"Maka, ASEAN memilih konsultasi daripada konfrontasi, kerja sama daripada perpecahan," kata Prabowo.
Ia mengungkapkan, pilihan tersebut berhasil menciptakan dividen perdamaian selama hampir enam dekade. Melalui kerja sama, petani dapat berproduksi, pabrik dapat beroperasi, kapal dapat berlayar, bisnis dapat berinvestasi, anak-anak dapat bersekolah, serta keluarga dapat merencanakan masa depan.