Meski dengan berbagai keterbatasan, proses belajar tetap berjalan. Sekolah yang berdiri sejak 2001 itu menjadi satu-satunya lembaga pendidikan di Pulau Kukusan.
Saat ini, empat guru mendampingi 46 siswa di sekolah tersebut. Dengan tambahan ruang kelas, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman dan memberikan ruang yang lebih baik bagi siswa maupun guru.
Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko mengatakan, kondisi sekolah dan semangat para pendidik menjadi perhatian ketika dirinya berkunjung langsung ke Pulau Kukusan.
"Saat melihat langsung kondisi sekolah dan perjuangan para pendidik di Pulau Kukusan, saya merasa prihatin sekaligus mengapresiasi semangat mereka yang tetap bertahan memberikan pendidikan di tengah keterbatasan," ujar Rudi.
Ia berharap perbaikan fasilitas tersebut dapat membuat anak-anak lebih nyaman mengikuti pelajaran dan para guru tetap bersemangat mendampingi mereka.