"Setelah selesai melakukan aktivitas di lingkungan yang terpapar abu, disarankan untuk melepaskan masker di luar ruangan sebelum masuk ke rumah, mandi dan keramas," saran Ani.
Lebih lanjut, Dinkes DKI mengingatkan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK untuk lebih berhati-hati terhadap paparan abu vulkanik.
Masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk yang semakin berat, nyeri dada, atau gangguan penglihatan diminta segera mencari pertolongan medis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
"Lindungi diri, lindungi keluarga. Tetap waspada dan utamakan kesehatan selama kondisi abu vulkanik berlangsung," pungkasnya.
(Arief Setyadi )