Abu Vulkanik Landa Jakarta, Pramono Minta Pedagang Masker Tak Permainkan Harga

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Senin 07 September 2026 21:54 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kebutuhan masker meningkat setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dirasakan warga Jakarta. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga masker secara berlebihan karena barang tersebut menjadi kebutuhan masyarakat.

Pramono menilai masker merupakan salah satu perlengkapan penting bagi warga untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Karena itu, ia meminta para pedagang tidak memanfaatkan situasi dengan mempermainkan harga.

"Hal yang berkaitan dengan masker, Saya minta untuk tidak inilah, ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama, jangan dipermainkan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

"Tetapi Pemerintah DKI Jakarta tetap akan melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," sambungnya.

Kenaikan permintaan masker turut terlihat di Pasar Asemka, Jakarta Barat. Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan pengunjung sejak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak ke wilayah Jakarta.

Salah satu warga yang tetap membeli masker meski harganya naik adalah Arsiah (50). Ia mengaku harga masker yang biasanya dibelinya mengalami kenaikan cukup signifikan.

"Iya tetap beli. Saya beli dua kotak, satunya Rp25.000 isi 50 pcs," ujar Arsiah.

Arsiah mengatakan, sebelumnya masker tersebut biasa dijual dengan harga Rp10.000 per kotak. Namun, kondisi udara yang kurang baik membuatnya tetap memilih membeli masker meski harus membayar lebih mahal.

Bagi Arsiah, masker tetap diperlukan untuk menunjang aktivitasnya di luar rumah. Ia mengaku mulai merasakan ketidaknyamanan pada tenggorokan setelah kondisi udara terdampak sebaran abu vulkanik.

"Udara lagi enggak bagus, saya sekarang langsung enggak enak ini tenggorokan," katanya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya