Trump Janjikan USD5.000 untuk Setiap Warga Dewasa AS Jika Partai Republik Menangi Pemilu

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 11 September 2026 01:05 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Share :

DALLAS — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjanjikan "dividen" sebesar USD5.000 (Rp87 juta) kepada setiap warga Amerika dewasa jika Partai Republik berhasil mempertahankan kendali atas kedua majelis Kongres dalam pemilihan umum sela bulan November mendatang.

Saat berpidato di konvensi pemilihan umum sela pertama Partai Republik di Dallas pada Rabu (9/9/2026), Trump menyatakan bahwa perekonomian AS serta pendapatan yang dihasilkan dari kebijakan tarifnya akan memungkinkan pemerintah untuk memberikan pembayaran langsung kepada warga.

"Jika Partai Republik menang, Anda pun menang bersama kami dan Anda akan mendapatkan USD5.000," ujar Trump di hadapan massa yang bersorak, sebagaimana dilansir BBC. "Itu akan disebut sebagai Dividen Trump."

"Satu-satunya syarat yang saya tetapkan adalah bahwa dividen yang kami berikan itu harus dibelanjakan di Amerika Serikat," tambahnya.

Trump tidak menjelaskan bagaimana pembayaran tersebut akan dilaksanakan atau didanai. Dengan nilai USD5.000 per orang dewasa, rencana ini bisa menelan biaya jauh melampaui USD1 triliun.

Trump berulang kali membanggakan besarnya dana yang masuk ke AS sebagai dampak dari tarif dan investasi asing. Pemerintahannya sebelumnya mengklaim bahwa investasi baru senilai lebih dari 20 triliun dolar AS sedang masuk ke negara tersebut, sementara pejabat Departemen Keuangan memproyeksikan pendapatan tahunan dari tarif berpotensi mencapai ratusan miliar dolar AS.

Presiden juga menyoroti kesepakatan minyak yang baru saja dicapai pemerintahannya dengan Venezuela—yang memberikan AS kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak terbukti—sebelum melontarkan candaan mengenai betapa mudahnya menemukan minyak di negara Amerika Selatan tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya