Kerusakan tersebut terjadi setelah AS pada Selasa (8/9/2026) menyatakan telah menyerang lima kapal tanker Iran sebagai balasan atas tindakan Iran yang menargetkan sebuah kapal Angkatan Laut AS.
Korps Garda Revolusi Islam Iran kemudian menyatakan telah melancarkan serangan terhadap delapan kapal tanker dan dua kapal perang, serta pangkalan AS di Yordania.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasukan AS di Yordania menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot untuk menangkal serangan Iran.
Serangan-serangan ini terjadi di tengah kekhawatiran para pejabat AS mengenai pasokan rudal Patriot yang menipis dengan cepat, serta berkurangnya persediaan amunisi berpemandu presisi lainnya.
(Rahman Asmardika)