JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah enam lokasi, terkait kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
"Bahwa selama dua hari, Rabu-Kamis (9-10/9), penyidik melakukan maraton giat penggeledahan di enam lokasi," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Tiga lokasi yang disasar di antaranya merupakan rumah Wakil Rektor (Warek) I, II, dan IV. Selain itu, turut digeledah rumah salah satu dosen.
Selain pihak Unsoed, tim Lembaga Antirasuah juga menggeledah ruangan Sekretaris Daerah Banyumas, Agus Nur Hadie, serta rumah salah satu guru SMA di Tasikmalaya yang diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa.
"Adapun, penggeledahan di ruangan Sekda karena yang bersangkutan diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang untuk kemudian diterima di Unsoed," ujarnya.
"Penyidik menemukan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, di antaranya yang terkait dengan penitipan calon mahasiswa di Unsoed," ucapnya.