Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet F-15 Saudi, Bantah Lancarkan Serangan ke Makkah

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 17 September 2026 08:06 WIB
Houthi merilis video yang memperlihatkan jet F-15 Saudi ditembak jatuh dan puing-puingnya terbakar.
Share :

SANAA – Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9/2026) menyatakan bahwa mereka berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur Arab Saudi yang sedang melakukan "operasi permusuhan". Pihak Houthi mengklaim telah menargetkan jet tersebut menggunakan rudal udara-ke-udara buatan dalam negeri.

Sebuah rekaman video yang dirilis oleh kelompok Houthi memperlihatkan detik-detik jatuhnya jet tempur F-15 milik Arab Saudi beserta puing-puingnya di Provinsi Marib.

Video berdurasi empat menit tersebut menampilkan kompilasi cuplikan yang dimulai dari momen penargetan jet, lalu beralih ke pemandangan malam hari yang memperlihatkan kobaran api dan kepulan asap membubung dari permukaan tanah—yang diduga kuat merupakan dampak langsung dari jatuhnya pesawat tersebut.

Segmen berikutnya yang direkam pada siang hari memperlihatkan puing-puing logam berserakan, bengkok, dan hangus di medan gurun berbatu. Rekaman itu juga memperlihatkan bagian struktur pesawat yang terbakar serta penstabil vertikal besar yang masih tegak berdiri dengan simbol khas penerbangan Arab Saudi.

Sejumlah pria bersenjata yang mengenakan perpaduan atribut militer dan pakaian khas Yaman terlihat berada di sekitar puing-puing. Beberapa di antaranya membawa senapan, dan salah satu dari mereka tampak memberi isyarat ke arah bangkai pesawat.

 

Para pejuang Houthi juga terlihat memacu kendaraan pikap melintasi gurun, dan pada satu momen, melepaskan tembakan ke arah kendaraan yang mendekat.

"Saat ini kami sedang melakukan operasi, dengan izin Tuhan, untuk... memutus jalur musuh," ujar salah satu pejuang dalam video tersebut.

Pada hari yang sama, koalisi pimpinan Arab Saudi menuduh Houthi menargetkan kota suci Makkah. Tuduhan ini memicu kemarahan publik Muslim global dan memperkeruh eskalasi konflik di kawasan tersebut.

"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Saudi mencegat dan menghancurkan pesawat nirawak (drone) musuh yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi sebelum memasuki wilayah udara terlarang Kota Suci Makkah Al-Mukarramah," demikian pernyataan resmi juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, melalui platform X.

Al-Maliki menyebut insiden tersebut sebagai tindakan terorisme dan menegaskan bahwa keselamatan Dua Masjid Suci serta jemaah merupakan "garis merah" yang tidak boleh dilanggar. Ia menambahkan bahwa ini merupakan upaya kedua kelompok tersebut menargetkan Makkah, merujuk pada insiden peluncuran rudal balistik pada Juli 2017.

Pihak Houthi membantah keras tuduhan tersebut dan mengategorikannya sebagai "rekayasa dan kebohongan".

 

"Rekayasa dan kebohongan yang disebarkan oleh rezim Al Saud terkait penargetan Makkah yang mulia tidak akan menipu siapa pun. Merekalah yang menodai kota itu dengan tindakan amoral, dan tidak ada ancaman dari Yaman terhadap tempat-tempat suci tersebut," bunyi pernyataan bantahan Houthi.

Ketegangan terbaru ini memperpanjang deretan eskalasi konflik di Asia Barat, di mana saling balas serangan udara antara Houthi dan Arab Saudi makin memperluas krisis regional.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya