“Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan, tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting atau tidak mendapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, dan tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain. Saya tidak ingin melihat itu,” ujarnya.
Prabowo kemudian kembali menyinggung para pakar yang menyampaikan kritik terhadapnya. Dia mengatakan tidak mempermasalahkan kritik, namun melontarkan sindiran kepada pakar yang dianggapnya terlalu pintar.
“Itu bukan sumpah saya, saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya, terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya, jadi goblok,” paparnya.
(Rahman Asmardika)