Sebab, seluruh aktivitas mulai dari lokasi penginapan, tempat latihan, hingga pertandingan berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat. Termasuk rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran selama mobilitas setiap pemain dan official.
“Kita harus mem-mapping benar, jangan salah prediksi, jangan salah melakukan tindakan, dan harus tepat melakukan tindakan-tindakan tersebut,” ucapnya.
“Rekayasa lalu lintas kita sudah lakukan. Nanti bagaimana mereka bergerak dari tempat mereka menginap sampai stadion, bertanding, dan pulang, ini akan dilakukan rekayasa lalu lintas supaya tidak menimbulkan kemacetan,” tambah dia.
Adapun saat ini Polri telah menggelar Apel Pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 dalam rangka memastikan keamanan selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat (Jabar).
Polri mengerahkan total 5.641 personel yang terdiri dari 102 personel pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya, serta 1.705 personel di wilayah Polda Jabar.
Personel tersebut bertugas mengantisipasi mobilitas tinggi dari suporter, delegasi asing, pemain, dan official serta mengantisipasi perkembangan situasi selama pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
(Awaludin)