JAKARTA - Pewarta Foto Indonesia (PFI) mendampingi upaya pencarian mandiri terhadap lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda usai operasi pencarian resmi dihentikan Tim SAR. Kelimanya hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satu jurnalis yang masih dalam pencarian merupakan jurnalis iNews Media Group, Yudistiro Pranoto. Sementara empat jurnalis lainnya yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo mengatakan, komunikasi dengan keluarga korban terus dilakukan untuk mendukung berbagai upaya pencarian lanjutan yang kini melibatkan nelayan setempat.
"Kami Pewarta Foto Indonesia sampai saat ini masih berikhtiar, berkomunikasi, bersinergi melalui kontak-kontak dengan delapan keluarga,”kata Dwi usai acara doa bersama dan aksi solidaritas di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).
“Ada beberapa ikhtiar, salah satunya secara mandiri atau bantuan dari nelayan. Sembari beraktivitas keseharian di lautan, secara mandiri mereka juga mencari, masih menyisir ataupun membantu di beberapa identifikasi yang sebelumnya dinyatakan hilang,” lanjutnya.
Menurut dia, para nelayan di sejumlah pulau juga terus berkomunikasi dan saling membantu proses pencarian. Selain itu, keluarga korban masih melakukan berbagai ikhtiar, termasuk doa bersama.
Dwi melanjutkan, pencarian mandiri dilakukan setelah operasi pencarian oleh tim SAR dihentikan. Selama ini, keluarga korban tetap optimistis akan adanya perkembangan baru terkait keberadaan para korban.
"Selama ini keluarga sudah mempunyai kontak masing-masing untuk berdoa atau berikhtiar semoga ada temuan. Teman-teman jurnalis dan tiga awak kapal, seluruh keluarga masih tetap terus optimistis bisa ada temuan atau ada mukjizat atas kehendak-Nya, apa pun hasilnya," ujarnya.