Kemlu Pantau Tabrakan Kapal di Selat Singapura, Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 22 September 2026 07:55 WIB
Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, terus memantau perkembangan insiden tabrakan kapal First Margaux berbendera Panama dengan kapal ikan Luqing Yuanyu 108 berbendera Republik Rakyat China (RRT), di Selat Singapura pada 17 September 2026.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, hingga kini KBRI Singapura belum menerima informasi maupun pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban ataupun terlibat dalam insiden tersebut.

“KBRI belum menerima informasi maupun pengaduan mengenai adanya WNI yang menjadi korban atau terlibat dalam insiden tersebut,” kata Heni, Selasa (22/9/2026).

“Data mengenai kewarganegaraan dan jumlah awak kedua kapal juga masih dalam proses pendalaman,” ujarnya.

 

Kemlu melalui KBRI Singapura, lanjut Heni, terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi kedua kapal serta manifes awak.

Kemlu juga memastikan langkah pelindungan akan segera dilakukan apabila nantinya terdapat informasi mengenai keterlibatan atau keberadaan WNI dalam insiden tersebut.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kedua kapal dan manifes awak dan segera mengambil langkah pelindungan apabila terdapat informasi mengenai keterlibatan atau keberadaan WNI,” pungkasnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya