Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Kapolri: Layanan Harus Makin Mudah dan Transparan

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Jum'at 25 September 2026 13:55 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong percepatan transformasi pelayanan lalu lintas untuk masyarakat. Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Sigit menyebut, transformasi tersebut bukan sekadar menghadirkan teknologi baru. Perubahan diarahkan agar urusan masyarakat semakin sederhana, pelayanan semakin transparan, dan keselamatan di jalan semakin terjaga.

Langkah tersebut diterjemahkan melalui peluncuran empat inovasi oleh Kapolri, yakni pembayaran tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta aplikasi web SIAP JALAN.

"Keempatnya menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari penyelesaian tilang, dokumen kendaraan, pencetakan SIM, hingga keselamatan sebelum berkendara," sebagaimana bunyi keterangan tertulis resmi yang diterima, Jumat (25/9/2026).

Setelah putusan pengadilan, apabila nilai denda lebih rendah dari uang yang dititipkan, selisihnya dikembalikan kepada pengguna melalui sistem.

 

STNK Digital membawa dokumen kendaraan ke dalam genggaman masyarakat. Data kendaraan dapat diakses melalui ponsel, terhubung dengan pangkalan data Korlantas, serta dilengkapi kode QR dinamis tersertifikasi.

Selain mempermudah masyarakat dan petugas saat pemeriksaan, sistem tersebut juga memperkuat perlindungan terhadap pemalsuan dokumen kendaraan.

Kemudahan juga diberikan melalui Kios SIM. Setelah melakukan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital melalui layanan SINAR, masyarakat dapat mencetak sendiri SIM fisik dengan memindai kode QR SIM Digital.

"Dengan mekanisme ini, pengambilan SIM tidak lagi bergantung pada antrean di Satpas. Saat ini, satu unit Kios SIM tersedia sebagai prototipe," lanjut keterangan tersebut.

Sementara itu, SIAP JALAN atau Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan membawa transformasi digital ke aspek pencegahan kecelakaan.

Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel untuk mengetahui kesiapan sebelum melanjutkan perjalanan, sekaligus mengenali faktor risiko yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.

Namun, transformasi Polantas tidak hanya berbicara soal teknologi. Dalam syukuran tersebut, Polri memberikan tali asih kepada keluarga anggota yang gugur saat bertugas, serta bantuan kaki palsu dan kursi roda kepada korban kecelakaan.

Kapolri juga memberikan penghargaan kepada personel Polantas yang berprestasi.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya