Kemudian, pada 10 September 2023 atau kurang dari sebulan sebelum serangan 7 Oktober, Bar kembali memberikan peringatan.
Dia menyebut Israel menghadapi "situasi keamanan yang serius" dengan risiko segera terjadinya pertemuan beberapa front pertempuran secara bersamaan.
Sebagai respons, Netanyahu menginstruksikan para pejabat keamanan untuk memastikan periode liburan Yahudi pada musim gugur berlangsung "sehening mungkin".
Investigasi tersebut juga menemukan adanya perubahan dalam dokumen yang diterbitkan Netanyahu. Salah satunya berkaitan dengan penilaian bahwa Hamas sedang mempersenjatai diri dengan "laju moderat".
Pada saat yang sama, dokumen tersebut disebut sengaja menghilangkan rekomendasi dari komunitas intelijen untuk segera melakukan serangan, meskipun langkah tersebut berisiko memicu eskalasi yang lebih luas.
(Awaludin)