Wilayah yang disebut dalam peringatan tersebut mencakup Riyadh, Tabuk, Madinah, dan Yanbu.
Peringatan itu menyoroti risiko keamanan penerbangan di Arab Saudi meskipun operasional Bandara Internasional King Khalid telah kembali normal. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan layanan penerbangan tidak serta-merta menghilangkan potensi ancaman terhadap wilayah udara negara tersebut.
(Awaludin)