Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan bahwa Jakarta memiliki 88 sekolah luar biasa (SLB), yang terdiri atas 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta. Pemprov DKI Jakarta juga menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2026 kepada 2.764 siswa SLB.
Di sektor kesehatan, layanan ramah disabilitas telah tersedia di 44 puskesmas dan 31 rumah sakit umum daerah (RSUD). Sementara itu, berdasarkan data per September 2026, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) telah disalurkan kepada 20.890 penerima.
Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan berbagai alat bantu fisik, termasuk kursi roda, alat bantu dengar, dan tongkat.
“Secara khusus, Pemerintah DKI Jakarta juga mengeluarkan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dengan penerima saat ini mencapai 20.890 orang, serta menyediakan 37 unit bus sekolah ramah disabilitas khusus untuk anak-anak dan keluarga disabilitas,” pungkasnya.
(Awaludin)