JAKARTA - Mufti asal Bangladesh, Syekh Nasrullah Al-Badr, meninggal akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan rudal Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan melukai 309 orang.
Al-Badr saat itu sedang mengenakan pakaian ihram dan dalam perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah.
Melansir The Siasat Daily, Senin (12/10/2026), Nasrullah Al-Badr berasal dari Upazila Nangalkot di Distrik Cumilla dan menjabat sebagai sekretaris pendidikan di Madrasah Jamia Arabia Rabiul Ulum di Kamrangirchar, Dhaka.
Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Warga negara Bangladesh lainnya yang tewas dalam serangan itu adalah Md Shahed Ahmed, yang berasal dari Desa Madla di Upazila Shahjahanpur, Distrik Bogura.
Al-Badr bepergian sebagai bagian dari rombongan yang terdiri atas 45 cendekiawan dan guru asal Bangladesh.
Dari kelompok tersebut, 32 orang selamat tanpa cedera, sementara satu orang kehilangan kedua kakinya dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Kementerian Kesejahteraan Ekspatriat Bangladesh menyatakan bahwa tiga warga negara Bangladesh yang terluka sedang menjalani perawatan di unit perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit King Abdullah.
Korban lainnya mencakup empat warga negara Arab Saudi serta warga negara Palestina, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, India, dan Sudan.
(Fahmi Firdaus )