“Kalau itu ada dokumentasi dan tidak ada pertemanan dalam ruangan. Dengan demikian Yang Mulia, kegiatan ini saya pastikan tidak benar kalau pernah saya mengarahkan,”ujarnya.
“Saya juga punya dokumentasi terkait berbagai kegiatan saya selama menjabat Pj Gubernur Sulsel,” tutup Bahtiar.
Sekadar diketahui, berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel, proyek pengadaan bibit nanas tersebut diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp52,4 miliar.
(Fahmi Firdaus )