JAKARTA - Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kelab malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta pada Minggu (18/10/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut tim mengamankan sejumlah pengunjung yang positif narkoba.
Pantauan Okezone, setibanya di Club 21 PIK, petugas langsung mengambil alih situasi di dalam kelab malam tersebut. Band yang tengah tampil pun diminta berhenti sementara.
Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira menjelaskan operasi dini hari ini, dibagi menjadi dua klaster, yakni wilayah PIK, Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Total sembilan orang diamankan dari dua kluster tersebut.
"Adapun hasil yang kami dapatkan, yaitu ditemukan ada enam orang dari klaster PIK yang positif menggunakan narkotika. Namun saat ini masih didalami, dilakukan asesmen oleh BNN RI apakah yang bersangkutan sebagai pengguna ataupun terafiliasi dengan jaringan narkotika," kata Ivan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Petugas memeriksa satu persatu pengunjung yang ada di lantai dasar hingga sejumlah ruangan di lantai atas. Adapun saat menyisir salah satu ruang di lantai tiga, petugas menemukan lima orang yang terdiri dari tiga pria dan dua wanita.
Petugas kemudian mencurigai adanya cartridge yang dibuang pengunjung ke dalam toilet. Seluruh pengunjung di ruangan tersebut pun selanjutnya dilakukan tes urine.
Setelah dilakukan pengecekan, mereka diduga positif etomidate, yang merupakan narkotika golongan dua. Mereka yang telah dinyatakan positif kemudian dibawa tim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dan untuk klaster Jakarta Timur, terdapat tiga orang yang positif narkotika, dan juga dilakukan asesmen oleh BNN RI apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba," ujarnya.
Dia menegaskan apabila hasil asesmen menunjukkan bahwa 9 orang tersebut hanya sebagai pengguna, maka langkah tindak lanjutny adalah melakukan rehabilitasi.
"Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )