JAKARTA – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026). Menurut Koordinator BEM UI, Hafidz Hernanda, massa aksi tidak akan mengenakan jas almamater kampus.
"Untuk massanya sendiri itu akan langsung ke Tugu Tani. Seperti massa aksi biasanya, tapi kali ini kawan-kawan dari BEM UI akan mengadakan aksi tidak menggunakan almamater sama sekali bersama dengan teman-teman mahasiswa agar kita bisa lebih inklusif dan bisa lebih membaur dengan masyarakat sipil," ujar Hafidz usai menggelar mimbar bebas di Tugu Proklamasi.
"Kami sendiri sudah mempunyai mekanisme terkait provokator ataupun ada beberapa penyusup-penyusup. Jadi ya kami berharap bahwa provokator tersebut tidak akan terjadi," tegasnya.
Ia menuturkan, aliansi mahasiswa Komite Sadar terdiri atas mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada (UGM), UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, hingga Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Hari ini ada dari ULM dari Kalimantan. Kami mengundang mereka karena merekalah sebenarnya perwakilan dari Kalimantan gitu yang merasakan sesaknya nafas dan sebagainya. Terus ada kawan-kawan dari UB (Universitas Brawijaya), kawan-kawan dari Universitas Gadjah Mada, kawan-kawan dari PNJ, kawan-kawan dari Undip, kawan-kawan dari UPN Jogja, kawan-kawan dari ITB, kawan-kawan dari Unair, dan sebagainya," jelasnya.
Adapun lima tuntutan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di Tugu Tani tersebut adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, mengadili korporasi, dan memulihkan ekosistem.
2. Membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial.
3. Menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.
4. Memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
5. Menurunkan biaya pendidikan serta mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.
(Arief Setyadi )