JAKARTA – Media sosial (medsos) dihebohkan dengan video teh kemasan berbusa yang diberikan kepada peserta demonstrasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 28 Oktober 2026.
Menanggapi temuan tersebut, Polda Metro Jaya turun tangan menyelidiki asal-usul minuman itu, termasuk mencari tahu pihak yang memberikannya kepada massa aksi.
Dalam video yang beredar, sejumlah peserta demonstrasi terlihat hendak meminum teh kemasan tersebut. Namun, minuman itu tampak berbusa. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyebut teh itu disimpan di tengah-tengah massa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan teh berbusa tersebut bukan diberikan anggota kepolisian. Dia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai narasi yang beredar sebelum fakta sebenarnya diketahui.
"Seperti ada yang mem-framing menerima teh kotak. Sudah jelas polisi tidak pernah memberikan teh kotak. Nah, jadi jangan kita terdistrak, kita terbawa dalam provokasi-provokasi itu," kata Budi, Kamis (29/10/2026).