Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dentuman Gas Air Mata Terdengar di Imam Bonjol Jakpus, Polisi Bergerak Bubarkan Massa Aksi

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2026 |18:36 WIB
Dentuman Gas Air Mata Terdengar di Imam Bonjol Jakpus, Polisi Bergerak Bubarkan Massa Aksi
Polisi bubarkan massa aksi di sekitar Bundaran HI, Jakpus (Foto: Ari Sandita/Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Petugas kepolisian memukul mundur massa demonstran yang berada di kawasan Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Petugas tampak menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Terdengar suara dentuman saat petugas kepolisian melontarkan gas air mata di kawasan Jalan Imam Bonjol. Beberapa kali tembakan gas air mata dilepaskan polisi untuk membubarkan massa aksi yang berada di jalan tersebut.

Petugas kepolisian juga berupaya mencegah massa kembali masuk ke area Bundaran HI. Hal itu dilakukan karena waktu penyampaian aspirasi telah memasuki batas yang ditentukan, yakni pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, massa di kawasan Jalan MH Thamrin, tepatnya di sekitar Halte Tosari, masih melanjutkan aksi mereka. Petugas kepolisian belum membubarkan massa yang berada di kawasan tersebut.

Kawasan Bundaran HI juga masih ditutup polisi karena banyak massa aksi yang bertahan di sekitar arah Gedung UOB. Sementara itu, area sekitar Bundaran HI ramai oleh warga dan pekerja yang baru pulang bekerja.

Diketahui, ada lima poin utama tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut. Pertama, penetapan bencana nasional dan pengusutan korporasi lingkungan. 

Mahasiswa mendesak pemerintah menetapkan status bencana nasional atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan, Sumatera, Papua, serta sejumlah daerah lainnya. Mereka juga menuntut penegakan hukum terhadap korporasi yang dinilai memicu kerusakan gambut serta percepatan integrasi tata kelola lahan melalui kebijakan Satu Peta (One Map Policy) yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement