Budi mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari pengunggah video untuk menelusuri informasi yang beredar.
Selain itu, Polda Metro Jaya akan mendalami pihak yang memberikan teh kemasan tersebut kepada peserta aksi, termasuk menelusuri asal minuman itu.
"Termasuk orang yang bersangkutan, kemungkinan akan kami lakukan klarifikasi dari siapa yang bersangkutan menerima teh kotak. Jadi, hal-hal tersebut kami mengapresiasi. Kebebasan di ruang digital, kita akan menjadikan evaluasi bagi Polda Metro Jaya khususnya," pungkasnya.
(Arief Setyadi )