“Apresiasi kepada seluruh personel dan unsur terkait atas kerja sama serta dedikasi dalam pelaksanaan pencarian hingga berhasil menemukan perangkat penting tersebut,” tuturnya.
Penemuan CVR semakin melengkapi barang bukti untuk penyelidikan jatuhnya helikopter Mi-17V5 yang saat itu sedang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, tim gabungan juga telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) serta bagian ekor helikopter tersebut pada Sabtu 7 November. Dengan ditemukannya FDR dan CVR, diharapkan penyebab kecelakaan helikopter tersebut dapat terungkap.
Kecelakaan helikopter Mi-17V5 HA-5235 tersebut juga menyebabkan tiga prajurit TNI gugur dan telah dimakamkan. Sementara lima personel lainnya yang selamat telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Kuala Pembuang.
(Arief Setyadi )