Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bulan Bintang Minta Praduga Tak Bersalah Dijunjung

Nurfajri Budi Nugroho , Jurnalis-Selasa, 25 November 2008 |09:31 WIB
Bulan Bintang Minta Praduga Tak Bersalah Dijunjung
A
A
A

JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) meminta asas praduga tak bersalah dalam kasus hukum dijunjung tinggi. Sebab, belum tentu orang-orang yang dituding sebagai koruptor oleh publik ternyata bersalah.

Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jurhum Lantong, mengomentari banyaknya tudingan yang mengarah kepada Ketua Majelis Syura PBB Yusril Ihza Mahendra, terkait kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan HAM.

"Kita imbau sebagai orang-orang terdidik dan peduli perbaikan bangsa, sepantasnya menghargai dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Jurhum kepada okezone, Selasa (25/11/2008).

Pernyataan kelompok-kelompok yang menuding itu, menurut Jurhum, sudah tendensius dan menyebarkan kebencian. Ini tidak sehat.

"Kalau terus mendorong ke arah sana (menyalahkan), bagaimana jika ternyata Yusril tidak bersalah, seperti dalam kasus-kasus sebelumnya," tegasnya.

Jurhum merujuk pada sejumlah kasus sebelumnya yang juga menyeret-seret nama Yusril, seperti kasus BNP Paribas. "Ternyata tidak terjadi apa-apa, tapi mereka tidak meminta maaf. Apakah itu sikap seorang intelektual," tandas dia.

Semua pihak, menurutnya, semestinya menjunjung tinggi proses hukum dan asas praduga tak bersalah, serta memberikan kesempatan kepada lembaga yang berwenang.

"Mudah-mudahan tidak ada kepentingan yang bermain di belakang mereka. Kalau ada yang bermain itu berbahaya. Kita senang ada penegakan hukum, tapi kalau sudah menghakimi di luar pengadilan, itu tidak mendidik. Apapun bencinya kepada seseorang, tetapi tidak boleh mendahului lembaga yang berwenang," pungkas Jurhum.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement