Ratusan Buruh Pabrik Teh 2 Tang Mogok Kerja

Kastolani, Koran SI · Sabtu 30 Mei 2009 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2009 05 30 1 224610

TEGAL - Ratusan buruh packing atau bagian pengepakan teh Pabrik 2 Tang Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, melakukan aksi mogok kerja, Sabtu (30/5/2009).

Mereka memprotes kebijakan manajemen perusahaan yang dinilai sewenang-wenang terhadap buruh. Ratusan buruh yang didominasi kaum ibu melakukan aksi mogok dengan menggelar aksi duduk-duduk di depan kantor mereka yang berlokasi di Jalan Raya Banjaran-Slawi. Aksi ini membuat arus lalu lintas di jalur utama Tegal-Purwokerto tersendat.

Salah seorang buruh, Khatijah (42), mengungkapkan dia dan rekan-rekannya selama ini bekerja di bawah tekanan. Setiap buruh yang tidak masuk tanpa izin langsung mendapat skorsing dan upahnya dipotong tanpa alasan jelas. Kebijakan aneh lainnya, jam kerja selama 13 jam tidak dihitung lembur.

"Kami setiap hari bekerja mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB. Tapi, upah yang kami terima tetap Rp14.500 per orang dan tidak dapat uang makan. Padahal, kami bukan pekerja harian, tapi borongan," katanya.

Buruh lain, Kadirah (45), mengatakan selain tidak diizinkan libur, perusahaan juga melarang buruh membawa makananan ke tempat kerja. Padahal, di dalam pabrik tidak ada pedagang yang menjual makanan. Jam istirahat yang diberikan, lanjut dia, juga sangat terbatas.

"Buruh yang sedang makan dan ketahuan mandor langsung diskorsing dan dipersulit masuk kerja," jelasnya.

Menurut dia, upah yang diterima para buruh dihitung berdasarkan banyaknya hasil pengepakan teh yang dibuat. Setiap satu pak teh (isi 10) dibayar Rp155. Sedangkan per boks (isi 100) mendapat upah Rp1.000. Rata-rata setiap buruh mampu menyelesaikan 20 boks per hari.

"Tapi, kami terkadang hanya menerima upah Rp14.000. Pihak perusahaan berdalih hasil pengepakan kami ada yang salah sehingga tidak dihitung tidak dapat upah," katanya.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini