Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Densus 88 Sketsa Tempat Kematian 'Noordin M Top'

Agus Joko , Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2009 |19:20 WIB
Densus 88 Sketsa Tempat Kematian 'Noordin M Top'
Rumah Muhzahri saat penggrebekan
A
A
A

TEMANGGUNG - Rumah Mohzahri, lokasi yang dibombardir Densus 88 selama hampir 18 jam, Jumat hingga Sabtu pagi pekan lalu masih tertutup pagar seng. Sejumlah warga yang datang dari luar wilayah Dusun Beji masih terus berdatangan meski jumlahnya menunjukkan kecenderungan menurun.

Namun pada siang harinya, sekitar pukul 13.30 WIB, terlihat ada sejumlah aktifitas di dalam rumah yang temboknya banyak terdapat bekas lubang peluru dan granat itu. Sedikitnya delapan penyidik dari Densus 88/Antiteror Mabes Polri terlihat seperti membuat denah kamar di dalam rumah.

Pengambilan sketsa berlangsung tertutup. Petugas juga melakukan pengukuran di sejumlah sudut ruang, mulai ruang tamu hingga ke tempat di mana tamu misterius Mohzahri tewas, di sekitar kamar mandi.

"Kita hanya melakukan pemetaan rumah, untuk melengkapi data," tutur AKBP Zamri, pimpinan penyidik Densus yang datang, Selasa (11/8/2009).

Penyidik Densus juga terlihat mengeluarkan sejumlah barang dari rumah. Tapi hal itu buru-buru dibantah Zamri dengan mengatakan barang itu bukan merupakan barang bukti.

"Semua barang bukti telah kita bawa, kemarin. Kita tidak ambil apa-apa dari dalam, hanya mencatat, mensketsa rumah, itu saja," ujarnya.

Didesak barang bukti apa saja yang telah dibawa, Zamri menolak merincinya. "Sekarang masih dalam penyelidikan, belum bisa kita sebutkan. Kalau sudah waktunya, nanti juga akan kita beberkan," kilah dia.

Namun begitu, Zamri tidak membantah jika dalam waktu dekat Mabes Polri dan Polda Jateng akan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) "Waktunya belum bisa dipastikan," imbuhnya.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement