Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Geng Yahudi Penjual Ginjal Dibekuk

Nurfajri Budi Nugroho , Jurnalis-Kamis, 10 September 2009 |12:20 WIB
Geng Yahudi Penjual Ginjal Dibekuk
(Foto: Press TV)
A
A
A

NEW YORK - Sebuah laporan mengungkapkan penahanan anggota kelompok Yahudi yang menjual-belikan organ tubuh manusia di Amerika Serikat, dan terlibat dalam penculikan bocah-bocah Aljazair.

Dr Mustafa Khayatti, kepala Komite Nasional Aljazair untuk Pengembangan Penelitian Kesehatan, mengungkapkan bahwa kepolisian New York menahan sejumlah anggota geng Yahudi yang menculik anak-anak Aljazair untuk diambil organ tubuhnya.

Khayatti mengatakan penahanan dilakukan setelah Interpol menemukan bahwa anak-anak di Aljazair barat diculik dan dibawa ke Moroko untuk diambil ginjalnya. Demikian seperti dikutip dari Press TV, Kamis (10/9/2009).

Organ tubuh mereka kemudian diselundupkan ke Amerika Serikat dan Israel, dan dijual seharga USD20.000 hingga USD100.000 tiap buahnya.

Kelompok ini terkait dengan rabi Israel Levi Rosenbaum, yang baru-baru ini ditangkap di New Jersey karena mengimpor organ tubuh manusia.

Menyusul penahanan Rosenbaum, otoritas Amerika Serikat menahan 44 lainnya, termasuk sejumlah rabi dan wali kota New Jersey, yang dituntut karena tindak pidana pencucian uang dan perdagangan organ tubuh manusia.

Bulan lalu sebuah laporan yang dipublikasikan surat kabar Swedia Aftonbladet, menuduh serdadu Israel menculik warga Palestina di daerah pendudukan Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk diambil organ tubuhnya. Ini menunjukkan kemungkinan adanya keterkaitan antara militer Israel dan mafia perdagangan organ yang terdeteksi di AS.

Sejumlah negara Arab telah mendesak penyelidikan internasional terhadap dugaan tersebut.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement